Karantina Pertanian Jambi Kawal Pendistribusian Vaksin Perdana dari Kementan

banner 468x60

Jambi (WARTANEWS.CO) – Senin (27/06), Karantina Pertanian Jambi mengikuti Apel Siaga Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi Jambi. Bertempat di Kantor Dinas Tanaman Pangan holtikultura dan Peternakan Provinsi Jambi.

Dalam kegiatan apel siaga PMK dipimpin langsung oleh Wagub Abdullah Sani, dan diikuti oleh tim gugus tugas dari beberapa instansi terkait.

Tujuan dari apel siaga ini adalah untuk memberikan arahan dan semangat kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi membantu peternak dan mengakselerasi penanganan PMK. Penyerahan vaksin PMK juga dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur kepada Kabupaten/Kota serta melepaskan petugas vaksin (Vaksinator). Adapun sebanyak 4.900 dosis vaksin telah diberikan oleh Kementerian Pertanian untuk didistribusikan di Provinsi Jambi.

Provinsi Jambi memiliki populasi ternak yang cukup besar, sebanyak 690.731 ekor yang terdiri dari Sapi, Kerbau, Kambing dan Babi yang dapat terdampak PMK. Sampai saat ini pun PMK sudah menyerang ternak di 8 kabupaten Jambi, yaitu Kabupaten Batanghari, Kerinci, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Kota Jambi dan Sungai Penuh.

Dalam sambutannya, Abdullah Sani menyampaikan bahwa dengan tenaga kesehatan yang masih terbatas diperlukan upaya dan usaha yang lebih keras untuk penanggulangan PMK ini. “Selamat bekerja kepada seluruh anggota gugus tugas, dokter hewan dan tenaga medis penanganan PMK. Tetap utamakan keselamatan kerja dalam bertugas, semoga usaha yang telah dilakukan dapat mengatasi wabah ini,” ujar Sani.

Dalam kesempatan kali ini, dilaksanakan juga secara langsung pemberian vaksin pada 5 ekor sapi yang ada di Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Provinsi Jambi. Pemberian vaksin dilakukan oleh petugas vaksin dan ditinjau oleh Wakil Gubernur dan pimpinan instansi yang hadir pada kegiatan ini. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.