Jambi (WARTANEWS.CO) – Ditengah ketidakpastian dan kestabilan ekonomi saat ini, realisasi investasi di Kota Jambi pada kuartal pertama tahun 2026 menunjukkan tren positif.
Pemerintah Kota Jambi mencatat capaian investasi mencapai Rp399 miliar atau meningkat sekitar 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp311 miliar.
Kenaikan sebesar Rp80 miliar tersebut menjadi indikator awal menguatnya pertumbuhan ekonomi di daerah.
Sektor perdagangan dan jasa, perumahan, konsumsi, serta transportasi merupakan sektor unggulan yang menjadi penopang utama peningkatan investasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi, Abu Bakar, mengatakan capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Jambi.
“Capaian ini kita harapkan menjadi awal yang baik untuk mengejar target investasi sepanjang tahun 2026,” ujarnya, Senin (27/04/2026).
Menurutnya, peningkatan realisasi investasi tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. “Hal ini dinilai penting dalam mendorong kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di Kota Jambi,” katanya.
Pemerintah Kota Jambi sendiri menargetkan total investasi sebesar Rp1,5 triliun sepanjang tahun 2026 ini. Target tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp1,3 triliun.
“Dengan capaian awal yang cukup signifikan, pemerintah optimistis target tersebut dapat terealisasi, seiring terus membaiknya iklim investasi dan meningkatnya minat pelaku usaha untuk menanamkan modal di Kota Jambi,” pungkas Abu Bakar. (*)








