Sampaikan Hasil Kinerja, Kapolresta Jambi : 18 Orang Personel Terkena Sidang Kode Etik

KONFERENSI PERS POLRESTA JAMBI. (Foto : Eco).

Jambi (WARTANEWS.CO) – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jambi melaksanakan agenda rutin akhir tahun. Dengan mengadakan Konferensi Pers bersama awak media liputan Polres Jambi, menyampaikan hasil kinerja di jajaran Polresta selama tahun 2022, Jum’at (30/12) sore.

Dipimpin oleh Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi, dan didampingi Kabag Ops Polresta, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, Kasi Humas Polresta, serta jajaran lainnya. Ia menyampaikan langsung paparan mengenai kinerja Polresta di tahun 2022.

Kombes Pol Eko Wahyudi mengatakan, di tahun 2022 ini tindak pidana mengalami kenaikan, dengan bermacam persentase 1877 kasus dan terselesaikan sebanyak 1273.

“Persentase tersebut dijabarkan dalam 3 kejahatan tindak pidana. Yakni Curat, Curas, dan Curanmor,” ucap Kapolresta.

“Sementara itu, kasus yang sedang menanjak saat Ini adalahh kasus berandalan bermotor,
hingga saat ini Polres Jambi berhasil amankan 187 orang, dan proses sidik sebanyak 37 perkara”.

“Ungkap kasus menonjol lainnya adalah kasus Narkotika jenis ganja dg bb 43 paket dengan berat 45, 715 kilo,” jelas Eko Wahyudi.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, untuk kasus Narkoba di tahun 2022 mengalami penurunan, dengan angka 80 kasus ditahun 2021,sedangkan untuk tahun 2022 hanya 75 kasus, mengalami penurunan sebanyak 6 persen.

Sementara itu, selain kinerja pada institusi polri di jajaran Polresta Jambi, Kapolresta Jambi pada kesempatan ini juga menyampaikan terkait personel yang melanggar kode etik.

“Untuk tahun 2022 ini, jajaran Polresta Jambi melaksanakan sidang kode etik kepada 18 orang personel dan hasilnya 5 orang telah di PTDH,” ucap Kapolres.

“Dari 18 orang yang terkena sidang kode etik rata-rata melakukan tindak pidana, serta indisipliner,” singkat Kapolres.

Dirinya menegaskan, adanya hukuman bagi personel dijajaran tubuh polri adalah merupakan bukti tidak adanya pilih kasih terhadap semua pelaku yang telah melanggar hukum. (eco)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *