Salahi Izin, Kini Giliran VSop Kena Segel Satpol Kota Jambi



JAMBI (WARTANEWS.CO) – Sebagai Kota Perdagangan dan Jasa, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi tidak hanya memberikan kemudahan perizinan, namun sejurus dengan itu, Pemkot juga minta pelaku usaha tertib dalam melakukan praktik usahanya. Jangan coba-coba menabarak aturan yang telah dibuat jika tidak ingin kena sanksi tegas.

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi pun tak akan segan-segan mengambil tindakan tegas. Akibat telah diperingati sebelumnya, kini giliran tempat usaha hiburan bernama Cafe dan Resto VSop harus berurusan dengan satuan penegak Perda Kota Jambi tersebut.

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi, Jumat malam (15/2), menyegel Cafe dan Resto yang terletak di kawasan jalan Halim Perdana Kusumah Kota Jambi itu. Cafe tersebut disegel dan dilarang beroperasi lantaran menjual minuman beralkohol (Minol) tanpa izin.

Aksi dadakan Satpol PP Kota Jambi bersama instansi terkait jelang dini hari itu sempat mengejutkan pengunjung dan pemilik cafe. Rombongan yang terdiri Kasat Pol PP Yan Ismar, Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Fahmi Sabki, Kadis Perindag Komari, Camat serta sejumlah penyidik PPNS langsung melakukan pemeriksaan yang selanjutnya membuat berita acara penyegelan.

“Setelah melakukan pemeriksaan secukupnya, maka berdasarkan bukti-bukti yang meyakinkan, dan atas permufakatan dengan instansi terkait, penyidik PPNS Pol PP Kota Jambi melakukan tindakan penyegelan atau penutupan tempat usaha ini karena jelas dan meyakinkan telah melanggar perizinan,” ujar Kasatpol PP Kota Jambi Yan Ismar.

Yan Ismar mengatakan hal itu dilakukan dalam rangka penegakan peraturan perundang-undangan, selain juga menjamin kepastian hukum di Kota Jambi. Yan Ismar juga berjanji akan terus melakukan pengawasan terhadap aktifitas-aktifitas usaha khususnya hiburan malam tanpa pandang bulu.

“Kami tegaskan, agar pelaku usaha mematuhi ketentuan perundang-undangan, kami tidak akan pandang bulu, kepada siapa saja pelanggar perizinan akan diambil tindakan hukum yang tegas,” tegas Yan Ismar.

Sebelumnya diketahui, Cafe VSop termasuk usaha hiburan malam yang luput terkena penertiban.

Sebagaimana diketahui, Pemkot Jambi gencar melakukan penegakan Perda. Baru-baru ini, Pemkot juga telah menangkap dan memberi sanksi pelaku pembuang sampah sembarangan. Salah satunya sempat di meja ke meja hijau-kan dan dijatuhi sanksi denda sebesar 20 juta rupiah.

Dalam satu kesempatan, Wali Kota Syarif Fasha juga mengingatkan dan mengancam akan melakukan tindakan tegas hingga pencabutan izin usaha jika ada perusahaan yang melarang karyawatinya menggunakan hijab serta tidak memberikan kenyamanan dan kesempatan bagi karyawannya untuk melaksanakan ibadah menurut syariatnya. (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X

Pin It on Pinterest

X
Share This