Peringati Hari Pahlawan, Wawako Jambi Menyerahkan Tali Asih Kepada Veteran

0
188

JAMBI (WARTANEWS.CO) – Pemerintah kota (Pemkot) Jambi memperingati hari Pahlawan tahun 2019 di lapangan kantor Wali Kota Jambi, Minggu (10/11/2019). Wakil Wali Kota (Wawako) Jambi tampil sebagai inspektur upacara.

Usai upacara, Wawako Maulana menyerahkan bingkisan dan tali asih kepada para veteran. Tampak hadir ketua GOW Nadiyah Maulana, unsur Forkopimda Kota Jambi, para Kepala OPD dan para veteran.

Sesuai tema ‘Aku Pahlawan Masa Kini’, Maulana menegaskan bahwa para penerus bangsa juga dapat menjadi pahlawan, yakni pahlawan di bidangnya masing-masing dengan meraih prestasi demi kemajuan pembangunan di Kota Jambi, terutama bagi kaum milenial.

“Anak muda kaum milenial harus berinovasi, berubah menyesuaikan perkembangan zaman terutama di revolusi industri 4.0 ini,” jelas Maulana.

“Harus aktif di dunia digital, artifisial intelijen dan lain-lain yang berkaitan dengan revolusi industri 4.0 harus disikapi dan harus mengembangkan kreativitasnya. Bisa mengharumkan nama Kota Jambi, nama Provinsi Jambi di Indonesia dengan kreativitas dan inovasi yang sangat baik, terutama yang berkaitan dengan tantangan zaman saat ini,” tegas Maulana.

Disampaikan Maulana, Pemkot Jambi sejak lama dan setiap waktu selalu berupaya untuk memperhatikan para veteran. “Para pejuang dan orangtua kita, khususnya di hari pahlawan ini kita undang, kita jemput kemudian diberikan tali asih sebagai penghargaan kita, penghormatan kita, kita ajak makan bersama,” ujarnya.

“Tapi di luar itu banyak sekali program-program yang pro terhadap para veteran dan lansia secara umum. Karena bapak Walikota Jambi dikelompokkan sebagai tokoh nasional yang peduli lansia. Kita akan mengembangkan graha lansia di Talang Banjar. Di situ adalah pusat pengembangan para lansia termasuk juga veteran di dalamnya, pahlawan kita untuk berolahraga bersama, kegiatan keagamaan bersama,” lanjutnya.

“Bagi yang masih produktif memberikan bantuan modal keterampilan dan lain sebagainya, kita harus hormati para pahlawan yang sudah berjuang dengan tetesan darah, keringat dan air mata. Khusus di Kota Jambi para pahlawannya sangat mendapat perhatian,” pungkas Maulana.

Sebelumnya, Menteri Sosial dalam amanat yang dibacakan Maulana mengatakan bahwa peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Pada pertempuran tersebut, rakyat bersatu padu berjuang pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia. “Peristiwa perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidak datang begitu saja. Namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri,” tutupnya. (cbf)

Berikan Komentar Anda

Please enter your comment!
Please enter your name here