Jambi (WARTANEWS.CO) – Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, resmi membuka kegiatan pelatihan membatik Tutor Peserta Didik Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dinas Pendidikan Kota Jambi Tahun 2025, bertempat di Yelow Hotel Jambi, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini diikuti 100 orang peserta. Terdiri dari 80 orang anak didik, dan 20 tutor atau pembimbing yang akan dilaksanakan hingga tanggal 9 Oktober 2025. Pelatihan ini merupakan sarana untuk menunjukkan bahwa setiap individu memiliki potensi kreativitas dan berkarya melalui membatik, karena membatik adalah seni yang mengajarkan kesabaran, ketelitian dan cinta terhadap budaya Bangsa.
Dengan pelatihan ini diharapkan akan lahir generasi pembelajaran yang produktif, kreatif dan percaya diri, sehingga mampu menjadikan keterampilan membatik sebagai bekal untuk hidup mandiri dan berwirausaha.
Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan, bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program prioritas Kota Jambi Bahagia, melalui Balai Kerja Latihan Tematik (Balikat), yang menjadi wadah ekpresi dari berbagai bidang bakat, seperti fashion, kriya, kuliner dan lainnya.
“Pelatihan ini adalah wadah bagi anak-anak muda kita, yang terpenting mereka memiliki keterampilan, dan kami Pemerintah akan memberikan wadah sesuai dengan bakat yang dimiliki. Salah satunya hari ini yang kita laksanakan,” ujarnya.
“Harapannya setelah pelatihan ini, dengan bakat kreativitas dan kemampuan yang dimiliki mereka bisa mandiri dan berwirausaha, sehingga ekonomi akan tumbuh, yang dampaknya pasti terhadap kesejahteraan,” lanjutnya.
Dengan pertumbuhan perekonomian yang positif dan posisi strategis Kota Jambi, Maulana menyampaikan harus bisa memanfaatkan dari berbagai aspek. Salah satunya adalah dengan hadirnya jalan tol yang melintasi kota Jambi.
“Ini harus kita manfaatkan, salah satunya melalui ke khasan daerah Jambi, yaitu batik yang harus kita terus dorong agar menjadi daya tarik daerah, sehingga orang-orang tidak hanya melintas tetapi akan datang berkunjung, sehingga menumbuhkan ekonomi,” ucapnya.
Dirinya juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi untuk melestarikan budaya lokal sekaligus memberikan keterampilan baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan pelatihan ini, kita berharap tidak hanya dapat melestarikan budaya batik, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kota Jambi,” katanya.
“Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta, baik dalam aspek budaya maupun ekonomi. Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia,” pungkas Wali Kota Maulana.
Sementara itu, dalam laporan pelaksanaan, Plt Kepala Dinas Pendidikan, M Jaelani menyampaikan, dengan diikuti oleh 80 orang peserta sebagai anak didik, kegiatan pelatihan ini juga mengikutsertakan masyarakat yang berkebutuhan khusus atau disabilitas.
“Kami yakin dan percaya keterbatasan fisik tidak menyurutkan semangat saudara-saudara kita untuk mengikuti kegiatan ini hingga akhir. Pelatihan ini adalah sarana untuk menunjukkan bahwa setiap individu memiliki potensi berkreativitas dan mempunyai kemampuan untuk berkarya,” ujarnya.
Ia menyebut, pelatihan ini mempunyai makna strategis, baik itu bagi para peserta pelatihan membatik, maupun terhadap tutor peserta SKB dan PKBM.
“Wadah ini juga akan memperkaya metode pembelajaran dan memperluas wawasan serta menanamkan semangat kewirausahaan kepada warga pelajar,” sebutnya.
Dirinya menekankan, sebagai garda terdepan pendidikan non formal, tutor atau pembimbing diharapkan dapat menularkan dan lebih memperkaya batik Jambi.
“Mudah-mudahan sumbangsih yang diberikan oleh para tutor, khususnya Datuk Zainul selaku Ketua Budaya Batik Jambi yang mempunyai pengalaman luar biasa bisa menjadi amal ibadah, yang tentunya juga sangat bermanfaat bagi para peserta untuk memperluas wawasan nusantara dan menanamkan semangat kewirausahaan,” tekannya.
Turut hadir pada kesempatan ini, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Noviarman, Kepala Dinas Sosial Yunita Indrawati, Camat Jambi Selatan Darmawansyah, Lurah Tambak Sari Frendy, serta instruktur dan pengajar pelatihan membatik. (eco)








