Abdul Karim Penderita Tumor Ganas Butuh Dana Untuk Operasi

0
124

KERINCI (WARTANEWS.CO) – Abdul Karim (43) warga desa Sungai Abu Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, butuh dana untuk melaksanakan operasi tumor ganas yang dideritanya sejak tahun 2016 yang lalu.

Abdul Karim sudah menjual seluruh harta miliknya untuk berobat, namun penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh. “Penyakit tumor ganas yang diderita Abdul Karim sudah dideritanya sejak tahun 2016 yang lalu, ketika berada di Malaysia. Pada tahun 2016 itu Abdul karim sudah melaksanakan operasi untuk pertama kalinya pengangkatan tumor ganas yang dideritanya,” kata Doni Aria, keponakan Abdul Karim kepada wartanews.co, Selasa (20/2).

Dokter menyarankan untuk melaksanakan operasi yang kedua, yakni pemotongan rahang sampai dagu, lalu diganti dengan rahang plastik. Namun operasi tersebut membutuhkan dana yang cukup besar.

Demi untuk mengobati Abdul Karim, keluarga rela menjual semua harta miliknya, namun setelah berobat di Rumah Sakit M.Jamil Padang. “Kami keluarga belum mampu mencari jalan keluarnya lagi. Ditambah pula dengan kondisi istri yang sudah pergi (Cerai-red),” sebut Doni.

Keluarga hanya bisa pasrah dengan kondisi Abdul Karim, sambil mengumpulkan dana. pengobatan secara tradisional terus menerus kami laksanakan agar Abdul karim bisa sembuh dari penyakitnya. Warga Desa Sungai Abu bersama pemuda turun kejalan untuk ikut mencari dana agar Abdul Karim bisa diobati, yang saat sekarang ini masih terbaring dirumah.

Sala seorang warga Desa Sungai Abu, Hairoman, kepada wartanews.co, mengatakan bahwa sejumlah pemuda turun kejalan untuk membantu pengobatan dan korban saat ini masih membutuhkan bantuan pemerintah.”Sejak kemarin (Senin 19/2) kami pemuda Desa Sungai Abu meminta sumbangan untuk membantu pengobatannya ” Kata Roman.

Dia mengharapkan agar ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk pengobatan Abdul Karim”Kami minta kepada Pemkab Kerinci untuk memberikan bantuan terhadap Abdul Karim, agar dia sembuh sehingga dia bisa beraktivitas kembali,” ungkap Roman. (Azmal Fahdi)


Berikan Komentar Anda

Please enter your comment!
Please enter your name here