KERINCI (WARTANEWS.CO) – Warga yang berladang di Renah Pemetik takut ke ladang, paska harimau menerkam warga diladang, kamis (24/5) lalu.
Pada umumnya warga yang berladang di Renah Pemetik membudidayakan tanaman kopi, dan tanaman muda seperti kentang cabe, serta sayur-sayur.
Kasi Pengawasan BBTNKS Wilayah 1 Kerinci, Nurhamidi, mengatakan tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA ) Provinsi Jambi TNKS-KPHP sudah turun kelokasi, jumat pagi (25/5) untuk mengecek dan menghalau harimau kembali ke hutan.
Dia menghimbau kepada warga untuk tidak beraktivitas di ladang, karena harimau masih berkeliaran disekitar perladangan. “Warga harus berhati- hati dan waspada,” ungkapnya.
Puadi warga desa setempat mengungkapkan, dua pekan menjelang Ramadan ditemukannya bekas telapak kaki harimau cukup besar diladangnya, ini pertanda agar warga berhati-hati.
Dia juga menghimbau agar warga tetap waspada karena harimau masih berkeliaran. (Azmal Fahdi)









