Pekanbaru (WARTANEWS.CO) – Pemerintah Kota Jambi, dibawah kepemimpinan Maulana-Diza terus bergerak dalam mengoptimalkan tata kelola pemerintahan dan memaksimalkan setiap kebijakan yang dikeluarkan.
Hal itu kembali ditunjukkan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dengan melakukan kunjungan kerja Ke Kota Pekanbaru, pada Sabtu (17/01/2026). Dengan didampingi sejumlah Pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Jambi.
Kedatangan Wali Kota Maulana disambut langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho S.E., M.M., di Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru. Yang selanjutnya melakukan diskusi mengenai tata kelola pemerintahan di daerah masing-masing.
Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan, dari kunjungan ke Pemerintah Kota Pekanbaru ini banyak sekali ilmu yang dapat diterapkan di Kota Jambi. Terutama dalam penanganan dan tata kelola persampahan yang sangat relevan dan dibutuhkan Kota Jambi.
“Tahun ini kita akan menerapkan program Kampung Bahagia di seluruh RT. Dimana, salah satu prioritasnya adalah penanganan sampah yang akan dikelola di tingkat RT,” katanya.
Sejalan dengan hal tersebut, Maulana mengungkapkan bahwa di Pekanbaru program penanganan sampah telah berjalan melalui program LPS. Dimana setiap rumah tangga bertanggung jawab atas sampahnya.
“Mekanismenya sama dengan Kampung Bahagia, dengan mengangkut sampah dari rumah ke rumah, agar tidak ada lagi TPS liar yang langsung diangkut ke TPA. Disamping juga menjadi bernilai ekonomi,” ungkapnya.
Selain penanganan dan tata kelola sampah, dalam kunjungannya ke Kota Pekanbaru ini, Maulana juga menjelaskan, bahwa Pemkot Jambi akan mendapat hibah gratis berkaitan dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Perizinan Pembangunan Gedung (PPG).
“Dalam hal ini perizinan berbasis aplikasi yang bisa diselesaikan hanya dalam waktu 2 jam, yang nanti akan diberikan secara gratis dan akan direplikasi di Kota Jambi. Dengan harapan PAD kita dapat meningkat,” pungkas Wali Kota Maulana.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyampaikan akan membalas kunjungan yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi ini. Mengingat banyak juga program yang sejalan dengan arah kebijakan Pemkot Pekanbaru.
“Dari paparan dan diskusi banyak sekali yang membuat kami harus bisa datang ke Kota Jambi untuk mengambil ilmu-ilmu yang bisa kami terapkan, baik tata kelola maupun dari segi peningkatan PAD, termasuk penanganan sampah yang dapat bernilai ekonomis,” singkatnya. (*)









