Jambi (WARTANEWS.CO) – Sukseskan program prioritas “Kampung Bahagia” Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dibawah kepemimpinan Maulana-Diza, RT 02 , Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo resmi bentuk Kelompok Kerja (Pokja) Bahagia, pada Minggu malam (15/02/2025).
Pembentukan Pokja Bahagia ini merupakan tindak lanjut dari masuknya RT 02 pada sesi pertama pelaksanaan program Kampung Bahagia atau yang lebih dikenal 100 juta per RT yang merujuk pada Peraturan Wali Kota Jambi, Nomor 18 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis pelaksanaan Kampung BAHAGIA.
Dalam pembentukan Kelompok Kerja ini dihadiri langsung Pendamping dari Kelurahan Bapak Mardanis, Ketua RT Solahudin, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Masyarakat RT 02 lainnya.
Dikesempatan itu, Pendamping Kampung Bahagia, Mardani menekankan pada pelaksanaannya program Kampung Bahagia ini mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama yang bekerja secara bergotong royong dengan Ketua RT sebagai Ketua Pokja.
Ia menyebut, pelaksanaan Kampung Bahagia terbagi kedalam 3 kategori. Yaitu Kecil dengan jumlah 60 KK dengan anggaran 50 juta, sedang 60-100 KK dengan anggaran 75 juta, dan besar diatas 100 KK seperti RT 02 dengan anggaran 100 juta.
“Dari jumlah anggaran tersebut, sudah termasuk honor RT 1 juta perbulan dan Sekretaris 200 ribu perbulan selama 12 bulan atau 1 tahun. Serta biaaya operasional untuk makan-minum sebesar 2 juta, ATK 1 juta, dan perwakilan dari perempuan, pemuda, dan tokoh masyarakat, tokoh agama dan bendahara sebesar 250 ribu selama 3 bulan,” sebutnya.
Ia menjelaskan, sebagai prioritas pada pelaksanaan Kampung Bahagia ini pada aspek kebersihan dan keamanan seperti apa yang telah menjadi arahan bapak Wali Kota Jambi.
“Tujuannya adalah untuk kamanan dan kebersihan yang ditargetkan tercapai ditahun 2026 ini, melalui pengadaan Bentor dan CCTV,” jelasnya.
“Adapun untuk pelaksanaannya, akan dirembuk dilingkungan RT, baik infrastruktur, sosial. Seperti pengajian, tenda dan lainnya, mana yang dianggap mendesak sesuai kebutuhan dari masyarakat setempat,” lanjutnya.
Dirinya juga berpesan, agar Pokja menjalankan fungsi sebagai pendengar aspirasi langsung dari masyarakat dan memprioritaskan apa yang dibutuhkan lingkungan.
Sementara itu, Ketua RT 02, sekaligus Ketua Pokja RT 02, Solahudin menyatakan komitmen untuk menyukseskan program 100 juta per RT.
“Pelaksanaannya akan merujuk pada kebutuhan masyarakat, yang mengedepankan musyawarah, sesuai dengan regulasi yang telah mengatur,” ucapnya.
“Seiring dengan jalannya rembuk warga juga dilaksanakan pemetaan program prioritas serta penyusunan rencana kerja. Alhamdulillah Pokja sudah terbentuk, dan akan mendengarkan kepentingan masyarakat banyak dengan dana 100 juta dari pemerintah kota,” singkatnya.
Sebagai informasi, pelaksanaan program Kampung Bahagia sesi 1 berjalan hingga bulan Juni, ditingkat Kelurahan Kenali Besar tercatat 23 RT pada sesi pertama. (*)









