JAMBI (WARTANEWS.CO) – Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Kota Jambi. Irwansyah, SPd,MPdI menyatakan persiapan ujian akhir seluruh siswa/siswi kelas XII saat ini, sedang dimantapkan untuk mencapai standar kelulusan yang terbaik setelah mereka menamatkan pendidikan di SMANSEB (singkatan untuk menyebut SMA Negeri 11 Kota Jambi) pada tahun ini.
Dijelaskan dia, persiapan simulasi ujian akhir nasional yakni Ujian Nasional (UN) berbasis komputer sudah dilaksanakan sekolah, dengan materi mata pelajaran UN, yakni masing-masing Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan satu mata pelajaran pilihan sesuai pilihan masing-masing jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
“Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sudah dilaksanakan sekolah, yang berlangsung di ruang laboratorium komputer sekolah, menggunakan dua ruangan dengan masing-masing 40 orang siswa dan siswi setiap peruangan, untuk praktek simulasi,” ujarnya ketika dikonfirmasi wartanews.co diruang kerjanya, Senin (11/02/2019) di Kota Jambi.
Saat ditanyakan kendala saat praktek simulasi UNBK berlangsung, ungkap Irwansyah, kendala teknis memang ada. Hanya saja, semua itu dapat segera diatasi, salah satunya pihak sekolah akan menempatkan satu buah server cadangan saat hari pelaksanan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) guna mengikuti sinkronisasi saat pelaksanaan ujian nanti.
“Untuk diketahui, saat pelaksanaan UNBK nanti, kita pergunakan tiga ruangan laboratorium komputer sekolah, yang dibagi sebanyak 3 sesi. Pagi-siang-sore hari, masing-masing yakni sesi pertama, pada pukul 08.00-10.00 WIB. Sesi kedua, pukul 11.00-13.00 WIB, dan sesi ketiga pada pukul 14.00-16.00 WIB,” sebutnya.
Lanjut dia menambahkan ketiga ruangan laboratorium ujian untuk pelaksanaan UNBK tersebut, pihaknya akan menempatkan seluruh peserta ujian, masing-masing ruangan pertama berisikan 40 orang siswa/siswi. Kemudian ruangan kedua, juga sama sebanyak 40 orang peserta didik. Berikutnya untuk ruangan ketiga, hanya diikuti 20 orang peserta.
“Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2019 ini, berlangsung selama empat hari yakni 1-8 April 2019. Diantaranya itu, ada libur sekolah selama empat hari, masing-masing yaitu tanggal 3 April, tanggal 5 April, tanggal 6 April dan 7 April,” terangnya.
Terkait kesiapan peralatan komputer peserta ujian, kata Irwansyah, semuanya sudah siap termasuk tim teknisi, proktor yang sudah terlatih, serta antisipasi gangguan faktor ketersediaan listrik saat pelaksanaan ujian berlangsung.
“Sekolah kita saat ini, tidak mempunyai genzet. Untuk antisipasi, apabila terjadi gangguan listrik maka perlu genzet. Alternatifnya, kita perlu diskusikan oleh orangtua murid untuk disewa,” pungkasnya.
Praktek simulasi UNBK Tahun 2019, yang telah sukses dilaksanakan pihak sekolah, tambahnya, harus dilanjutkan dengan Try Out, yakni uji coba sebelum saat pelaksanaan UNBK yang utama akan dilaksanakan 4-8 Maret 2019 mendatang.
UASBN Berbasis Android
Untuk pertama kalinya, SMA Negeri 11 Kota Jambi akan melaksanakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Androrid (UASBN-BA) pada 18-23 Maret 2019 kepada seluruh peserta didik kelas XII khususnya, pada masa Tahun Pelajaran 2018-2019.
Irwansyah optimis pelaksanaan UASBN-BA bagi siswa/siswi kelas XII berlangsung lancar. “Kalau ini jadi. Maka ini, yang pertama kalinya SMA Negeri 11 Kota Jambi melaksanakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Androrid (UASBN-BA) pada tahun 2019 ini,” sebutnya.
Ditambahkan bukan hanya SMANSEB. Tetapi ada beberapa sekolah lainnya di Provinsi Jambi, akan melaksanakan hal serupa sehingga pihaknya optimis pelaksanaan UASBN-BA di SMA Negeri 11 Kota Jambi berjalan sukses dan lancar. “Apabila ada siswa dan siswi, yang tidak memiliki Android. Maka pihak sekolah menyediakan seperangkat komputer untuk siswa bersangkutan,” imbuhnya. (Afrizal)









