Jambi (WARTANEWS.CO) – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Jambi Marsya Lystia, S.E., B.Com., menjadi Narasumber pada seminar keluarga bertema “Marriage Goals Bukan Cuma Soal Cinta Tapi Juga Soal Atur Dana” yang berfokus pada ketahanan ekonomi keluarga, Minggu (15/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi tersebut, turut dirangkaikan dengan prosesi pelantikan Pengurus Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Jambi dan pimpinan cabang se-Kecamatan Kota Jambi. Yang dilantik langsung oleh Ketua PW Salimah Provinsi Jambi Muslihah, jajaran organisasi wanita lingkup Kota Jambi, Ketua DPSP Kota Jambi, serta pengurus PD dan PC Salimah Kota Jambi beserta jajaran.
Pada sesi seminar Finance for Couples: Bangun Kehidupan Finansial yang Bahagia, Marsya Listia menekankan pentingnya literasi keuangan dalam keluarga sebagai fondasi ketahanan ekonomi rumah tangga.
Selanjutnya, Narasumber kedua, Dini Silvia, M.M., Kabid Pengembangan Sarana dan Prasarana Medis RSJD Kolonel H. Muhammad Syukur, menyampaikan materi “Sehat Jiwa, Sehat Finansial: Menjaga Kewarasan Ibu dalam Mengelola Ekonomi Keluarga” yang mengaitkan kesehatan mental dengan kemampuan pengelolaan ekonomi keluarga.
Dalam sambutannya, Marsya Listia menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan kunci pembangunan generasi.
“Kita membesarkan perempuan adalah membesarkan generasi. Fokus kita pada pemberdayaan perempuan. Seiring perkembangan zaman, kita semua dituntut untuk semakin adaptif—baik terhadap kemajuan teknologi, pola pengasuhan anak, maupun isu kesehatan mental yang saat ini semakin berkembang dan menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Ia menilai bidang-bidang dalam Salimah sangat relevan dengan kebutuhan zaman karena tidak hanya berfokus pada dakwah, tetapi juga pendidikan dan pengembangan diri perempuan.
“Tantangan yang dihadapi perempuan saat ini semakin kompleks. Ada anggota yang masih muda, ada pula yang sudah senior. Karena itu sebagai organisasi perempuan kita harus mampu tetap relevan dengan kebutuhan semua kalangan,” tambahnya.
Menurut Marsya, kekuatan utama Salimah adalah kedekatannya dengan perempuan muslimah yang perlu dipertahankan, namun pendekatan kegiatan harus dikemas lebih kekinian agar menarik generasi muda tanpa meninggalkan nilai agama.
“Ini menjadi tantangan bersama: bagaimana membuat kajian tetap dekat dengan nilai agama tetapi dikemas lebih segar dan inklusif, sehingga tidak terjadi jarak antara generasi senior dan generasi muda,” katanya.
Sebagai Ketua GOW Kota Jambi, ia menekankan pentingnya sinergi organisasi perempuan dalam mendukung program Pemerintah Kota Jambi.
“Kita semua memiliki tujuan yang sama: perempuan yang lebih maju, lebih berdaya, dan bersama-sama membangun Kota Jambi. Mudah-mudahan Salimah ke depan dapat terus berkolaborasi dan bersinergi dengan organisasi perempuan lainnya di Kota Jambi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PW Salimah Provinsi Jambi Muslihah menyampaikan bahwa Salimah saat ini telah terbentuk di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi dan menjadi daerah dengan anggota terbanyak.
“Jumlah anggota Salimah di Provinsi Jambi saat ini telah mencapai 1.304 orang. Kota Jambi menjadi penyumbang anggota terbanyak. Gerakan dan program Salimah Kota Jambi sangat luar biasa, bahkan termasuk yang paling maju dan terbaik,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, di tingkat Kelurahan telah terbentuk empat PERA (Persaudaraan Salimah), yakni PERA Kenali Asam Atas, Kenali Asam Bawah, Penyengat Rendah, dan Teluk Kenali. Ke depan akan digulirkan program One PC One PERA yaitu setiap pimpinan cabang membentuk satu PERA.
Secara nasional, Salimah telah hadir di 37 provinsi, 406 kabupaten/kota, 2.230 kecamatan, dan 1.321 kelurahan/desa serta satu perwakilan di Taiwan. Pada periode 2020–2030 ditargetkan minimal 50 persen kecamatan di setiap provinsi telah terbentuk struktur Salimah.
Muslihah juga memaparkan enam departemen Salimah, yakni Dakwah, Pendidikan dan Pelatihan, Ekonomi, Humas, Jaringan Lembaga dan Kajian, serta penguatan bidang program keluarga dan perempuan.
Berbagai program unggulan Salimah di antaranya Majelis Taklim dan Majelis Pembinaan, Baitul Qur’an Salimah, P2AYD (Pembinaan Anak Yatim dan Dhuafa), SISTER (Sekolah Ibu Salimah Terpadu), SERASI (Sekolah Pranikah Salimah), SALSA (Sekolah Lansia Salimah), KOSUMA (Koperasi Serba Usaha Salimah), Salimah Halal Center, serta Mubalighah Salimah Indonesia.
“Seluruh program ini merupakan bentuk kepedulian dan upaya Salimah dalam meningkatkan kualitas perempuan dan keluarga Indonesia. Kami berharap pengurus daerah Salimah Kota Jambi yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat tinggi,” ujarnya.
Kegiatan pelantikan dan seminar ini menegaskan komitmen kolaborasi antara organisasi perempuan dan Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, kesehatan mental perempuan, serta pemberdayaan perempuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Selaras dengan visi dan misi 11 program pemerintah kota Jambi yang tercantum pada “Kota Jambi bahagia” (*)









