Sebulan Menghilang, Ditemukan Tinggal Tulang

TEBO (WARTANEWS.CO) – Kerangka (tulang-belulang) Alm. Suharsono (53) warga Jalan Kihajar Dewantara RT 06 Rw 17 Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, tiba di rumah duka disambut isak tangis keluarga duka, Rabu (5/09/2018).

Seperti diberitakan media sebelumnya bahwa, Suharsono sebulan yang lalu pamit dengan keluarganya, untuk pergi bekerja di Kecamatan Bathin Pelayang, Muara Bungo untuk merehab salah satu sekolah disana.

Namun, Suharsono sempat dinyatakan hilang, tidak diketahui dimana keberadaannya. Bahkan keluarga dibantu warga sudah mencari keberadaan Suharsono, namun tak membuahkan hasil.

Ditemukannya kerangka tulang belulang
Tengkorak oleh warga Sekar Mengkuang di Bukit Kunyit SP 6, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo dikatakan adalah alm Suharsono pada senin (3/9/2018).

Suasana penuh haru menyelimuti rumah duka tempat tinggal keluarga Suharsono di Wirotho Agung, saat mobil ambulance yang membawa kerangka jasad Suhartono tiba dilokasi disambut isak tangis keluarga, kerabat dan tetangga almarhum, Rabu (5/9/2018) sekira pukul 03.30 Wib.

Setiba di rumah duka, kerangka jasad Almarhum Suharsono tidak diturunkan lagi dari mobil Ambulance. Kemudian langsung menuju ke TPU setempat untuk dikebumikan.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Sugiono dikonfirmasi menuturkan, dirinya ikut menjemput dari RSUD H Hanafi Muara Bungo.
Karena melihat pakaian dan tulang kepala dan bagian kaki, istri almahum yakin bahwa kerangka itu suaminya.

“Bukti dan firasat Arifatmawati istri almarhum sangat kuat yakni, gigi pada tengkorak tersebut adalah sama gigi Suharsono suaminya. Tidak itu saja dengan bukti celana yang ditemukan juga celana yang dipakai oleh almarhum,” ungkapnya.

Sementara itu, tetangga almarhum M Yunus saat dibincangi mengatakan, menurutnya dirinya sangat yakin bahwa kerangka tersebut jasad Suharsono. Kata dia beberapa hari yang lalu dirinya bermimpi didatangi arwah almarhum Suharsono dan dia minta makan.

“Dalam mimpi saya, alamarhum minta makan dan saya beri makan. Dan tak lama kemudian saya terbangun. Almarhum semasa hidupnya dimata kami, cukup baik dalam pergaulannya. Kita doakan semoga arwah almarhum di ampuni dosanya ditempatkan disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan dalam keadaan tawakal dan beriman,” pungkasnya. (Deni Kumbara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *