Sabak (WARTANEWS.CO) – Wakil Gubernur Jambi, Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I, mengajak warga binaan Lapas Narkotika Kelas III Muara Sabak untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Hal tersebut disampaikan Sani saat memberikan tausiah pada Peringatan Isra’Mikraj 1443 H Tahun 2022, yang berlangsung di Lapas Narkotika kelas III Muara Sabak, Kamis (10/03).
Sani mengatakan, semangat warga binaan ini sangat luar biasa, terlihat saat semuanya antusias membacakan sholawat secara bersama, tentunya hal ini menjadi wujud syukur, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memberikan rahmat yang luar biasa.
“Alhamdulillah hari ini kita dapat bersilahturahmi, semoga ini membawa keberkahan untuk semuanya. Saya melihat warga binaan disini penuh semangat dalam menjalani kehidupan sehari hari, ini bisa dilihat saat tadi kita bersama sama membacakan sholawat,” kata Sani.
Sani mengingatkan kepada warga binaan untuk jangan pernah malu dalam melakukan ibadah, terlepas dari kemaksiatan masa lalu.
“Warga binaan tidak perlu takut atau malu untuk bertaubat, karena berniat untuk taubat dari kemaksiatan masa lalu dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, itu lebih baik dan lebih mulia daripada orang yang taat beribadah namun sombong, merasa paling benar dan paling baik dari orang lain,” tutur Wagub.
Dalam tausiahnya, Sani menyampaikan, manusia tidak pernah lepas dari sifat-sifatnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yaitu sifat Jamal (segala yang indah), Kamal (segala yang sempurna), dan Jalal (segala yang hebat). “Untuk itu, kita sebagai manusia harus senantiasa bersyukur atas semua nikmat yang telah Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikan,” kata Sani.
“Warga binaan jangan pernah merasa sombong, tetap rendah hati dan tanamkan niat untuk terus mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kita ini semua sama dimata Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka marilah bersama sama kita berdoa, dan semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala selalu memberikan kita kenikmatan, kesehatan jasmani dan rohani,” tutup Sani. (Kominfo)
Edit : eco








