Jambi (WARTANEWS.CO) – Bertempat di Swarna Bumi Gedung DPRD Kota Jambi, di selenggarakan Rapat Paripurna dalam rangka hari jadi Tanah Pilih Pusako Betuah Kota Jambi ke 621 tahun 2022 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jambi ke 76.
Dipimpin secara langsung oleh Ketua DPRD Kota Jambi, Putra Absor Hasibuan , Rapat Paripurna juga dihadiri secara langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Wakil Wali Kota Jambi Maulana, serta jajaran Forkopimda Kota dan Provinsi Jambi, serta tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan ini, rapat yang digelar dalam rangka hari jadi Kota Jambi, secara garis besar menyinggung mengenai permasalahan dalam penanganan banjir, baik lingkup Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota. Ketua DPRD Kota Jambi, Putra Absor Hasibuan dalam hal ini menekankan bahwa curah hujan beberapa waktu lalu yang sangat lebat mengakibatkan banjir di beberapa titik.
“Saya tekankan kepada Gubernur Jambi dan Wali Kota Jambi, apabila itu ranah provinsi maka kita minta supaya di anggarkan perencanaan di APBDP di 2022 agar di laksanakan di 2023,” terang Absor.
“Apabila itu Kota Jambi, maka DPRD Kota Jambi akan menganggarkan di APBDP ini supaya masyarakat bisa merasakan jangan sampai terjadi banjir lagi. Mudah-mudahan ini cepat di respon agar di 2023 ini dapat di laksanakan,” ungkap Absor.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Jambi Syarif Fasha menyinggung Pemerintah Provinsi Jambi terkait banjir yang melanda Kota Jambi beberapa waktu lalu, dimana merupakan kewenangan wilayah Provinsi Jambi.
“Karena memang permasalahannya banyak sekali dan bukan kewenangan Pemkot Jambi tapi itu merupakan kewenangan pihak Balai dan kewenangan Pemprov Jambi,” jelas Fasha, Sabtu (28/05).
Fasha juga mengatakan, terdapat 34 titik banjir termasuk jalan depan kuburan Cina yang merupakan kewenangan provinsi dan di lokasi berbeda terdapat 62 KM Parit sekunder dan primer masih dalam kondisi tanah yang perlu penanganan segera.
“Jadi ada kewenangan masing-masing, bukan Pemkot tidak mau serius menangani banjir tetapi ada kewenangannya, kita tidak bisa menangani kewenangan provinsi dan pihak balai, nanti dianggap fiktif,” tegasnya.
Sementara itu, dalam Paripurna yang mengangkat tema “Bersinergi Untuk Kota Jambi Terkini,” Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi kinerja Wali Kota Sy Fasha yang telah banyak mengubah tatanan Kota, hingga berhasil meraih banyak prestasi dan penghargaan didapat.
“Kalau kita melihat kemajuan sebuah kota, tidak bisa dipisahkan dari sinergitas dari anggota DPRD, Wali Kota, dan seluruh pejabat yang ada di Kota Jambi ini, sebab Kota Jambi adalah barometer kemajuan Provinsi Jambi,” tuturnya.
Pada kesempatan ini, Al Haris turut menyikapi masalah banjir yang baru-baru ini terjadi. Ia sampaikan bahwa ada 3 komponen yang harus bekerja sama untuk mengatasi masalah banjir, yakni Pemerintah Provinsi, Pihak Balai, dan Pemerintah Kota.
“Kami, Pemprov sudah mengajak balai untuk duduk bersama memecahkan persoalan banjir di Kota Jambi ini,” jelas Al Haris. (eco)









