SAROLANGUN (WARTANEWS.CO) – Gelandangan, pengemis dan pengamen (gepeng) yang sering mangkal di simpang lampu merah Pasar Atas Sarolangun yang meresahkan, telah diamankan oleh Dinas Sosial Sarolangun dan Satpol-PP, Rabu (19/01).
Sebanyak empat orang diamankan di simpang lampu merah tersebut oleh para petugas dan dinaikkan ke mobil truk Satpol-PP Kabupaten Sarolangun.
“Kita temukan empat orang yang lain sudah kabur, yang empat ini kita bawa ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun untuk diinterogasi dan dimintai keterangan,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun, Juddin saat ditemui di tengah operasi gepeng.
Lanjutnya, dari hasil informasi yang didapatkan, para gepeng yang telah diamankan oleh petugas tersebut bukan orang asli Sarolangun atau pemegang KTP Kabupaten Sarolangun.
Dari keempat orang yang diamankan tersebut terdiri dari disabilitas dan ibu yang membawa anak. “Mereka bukan orang Sarolangun asli, kita akan kembalikan mereka sesuai dengan alamatnya masing-masing dan kita akan kontak Kepala Dinas Sosial tempat gepeng tersebut berasal,” jelas Juddin.
Juddin menyebutkan bahwa pihaknya telah menyampaikan dari sejak awal agar tidak ada lagi aktivitas serupa di Kabupaten Sarolangun. Namun, para gepeng tersebut nyatanya tidak mengindahkan peringatan yang telah dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun.
Beberapa orang tersebut sering kali diamankan oleh Dinas Sosial dan dikembalikan ke tempat asal mereka masing-masing, namun mereka kerap kembali lagi dengan alasan Kabupaten Sarolangun menjadi tempat yang lumayan untuk mendapatkan penghasilan menjadi gepeng dikarenakan masyarakat Sarolangun yang pemurah.
Sementara itu, Juddin mengaku juga hendak mengamankan anak jalanan, pihaknya menelusuri di beberapa tempat kabur para anak jalanan itu. (Achmed)