Keluhan Warga Desa Sungai Gelam Butuh Lampu Jalan, Bangun JUT Baru, dan Bantuan Alat Pertanian

MUARO JAMBI (WARTANEWS.CO) – Kepala Desa Sungai Gelam, Datuk Agustiar mengeluhkan sebagian wilayah dalam dusun yang berada dalam wilayah desa. Terutama wilayah hunian pemukiman padat penduduk, yang tersebar di enam dusun dalam Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam.

Justru belum ada penerangan lampu jalan, yang sangat dibutuhkan masyarakat sampai saat ini. Adapun keenam dusun tersebut, masing-masing yaitu Dusun 1 Kubang Gajah, Dusun 2 Plajo, Dusun 3 Proyek, Dusun 4 Petaling, Dusun 5 Air Merah, dan Dusun 6 Pompa Air.

Lanjut Datuk Agustiar, disamping keluhan belum ada lampu penerangan jalan yang dibutuhkan masyarakat desa di dusun-dusun dalam wilayah Desa Sungai Gelam ini. Datuk Agustiar pun juga mengeluhkan soal minimnya infrastruktur jalan-jalan lingkungan dalam desa yaitu minimnya pembangunan JUT (Jalan Usaha Tani)  menuju lahan dan kebun milik warga. Sehingga pihak pemerintah desa (pemdes) mengharapkan kepedulian dan perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muaro Jambi maupun wakil rakyat di DPRD Kabupaten Muaro Jambi untuk memprioritaskan infrastruktur pembangunan JUT baru di sebagian wilayah dusun-dusun di desanya pada tahun anggaran 2026 ini.

Datuk Agustiar seraya menambahkan, kebutuhan untuk membangun infrastruktur JUT baru di sejumlah dusun dalam wilayah Desa Sungai Gelam tahun ini. Pihaknya menilai sangat urgen adanya kebutuhan pembangunan JUT baru tersebut. Karena memang sangat dibutuhkan para kelompok tani saat ini, untuk segala aktivitas sehari-harinya guna penguatan ketahanan pangan desa menuju swasembada pangan tahun ini.

Masyarakat di Desa Sungai Gelam, ungkap Datuk, umumnya banyak  yang bekerja sebagai petani sawit, pekebun karet, petani sayur-sayuran dan Palawija. Yang banyak tersebar di dusun-dusun dalam wilayah Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam.

“Selama ini lampu penerangan jalan yang ada di desa kami, sangat kurang sekali. Lampu jalan tesebut, sangat dibutuhkan oleh warga desa saat ini. Saya sudah sampaikan berulang kali soal keluhan kami yaitu kurangnya lampu penerangan jalan, dan juga permintaan bantuan alat-alat pertanian yakni alat pencecah jagung khususnya, dan bantuan pupuk murah buat kelompok tani-kelompok tani kita guna mendukung program ketahanan pangan desa kepada Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi (Aidi Hatta, S.Ag), dan para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Muaro Jambi. Khususnya para anggota Dewan dari Dapil (Daerah Pemilihan)  3 Kecamatan Sungai Gelam ini,” jelasnya.

Ditambahkan Datuk Agustiar, sampai saat ini Pemdes Sungai Gelam terus berupaya menyampaikan berbagai keluhan warga dan keperluan kelompok tani kepada Bupati Muaro Jambi, DR. Bambang Bayu Suseno, SP, MM, M.Si, untuk dapat membantu kesulitan warga di Desa Sungai Gelam dalam rangka penguatan program ketahanan pangan desa menuju swasermbada pangan khususnya para petani yang segera memanen hasil jagungnya diperkirakan sekitar Februari 2026 mendatang.

“Doakan saja, Mas. Inshaa Allah, untuk Program Ketahanan Pangan di Desa Sungai Gelam tahun ini. Para petani jagung di desa kita, akan segera memanen hasilnya.Yang diperkirakan Februari 2026 mendatang. Panen jagung kali ini, lebih kurang bisa mencapai 6-7 ton perhektarnya,” demikian paparnya. (Afrizal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *