JAMBI (WARTANEWS.CO) – Kementerian ATR/BPN menyelanggarakan kegiatan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) serentak yang diselenggarakan disuruh Indonesia, Jum’at (03/02). Gerakan ini juga dalam rencana pemecahan rekor dunia pemasangan patok terbanyak.
Berlangsung di wilayah Jambi, berpusat di kawasan Eka Jaya, Kota Jambi dan dipimpin langsung Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto.
Gubernur Jambi Al Haris yang secara langsung menhadiri acara mengapresiasi gerakan pemasangan patok ini dan menyatakan siap mendukung agar gerakan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan.
“Kita apresiasi, Pemerintah Provinsi Jambi siap mendukung penuh gerakan ini agar tanah-tanah masyarakat yang ada dapat diketahui jelas statusnya tentunya juga dalam rangka meminimalisir konflik sosial,” ucapnya.
Sementara itu, Kakanwil BPN Jambi, Agustin Samosir mengatakan ada 11 ribu patok tanah yang dipasang di 11 Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Jambi pada gerakan kali ini.
“Benar, di Jambi ada 11 ribu patok dari 170 ribu hektare yang kita targetkan akan bisa kita realisasikan STPL nya,” tambahnya.
Dijelaskan Agustin, untuk daerah terbanyak pemasangan patok ini adalah Kabupaten Muarojambi.
“Kita harapkan dukungan dari berbagai pihak, utamanya juga masyarakat agar program ini benar-benar dampak dirasakan oleh semua masyarakat kita, sesuai dengan taglinenya Anti Cekcok dan Anti Caplok,” harapnya.
Plt Kepala BPN Kota Jambi Reza Fachri bahwa dalam kegiatan ini pihaknya ikut memasang 300 patok batas tanah di seluruh wilayah Kota Jambi.
“Tahun ini kita targetkan bisa merealisasikan pemasangan patok dan pembuatan sertifikat untuk 630 hektare,” katanya.
Ditegaskan Reza, pihaknya menargetkan 630 hektare tanah itu bisa diselesaikan sebelum bulan ramadhan ini.
“Agar kita bisa mengejar STPL tanah 100 persen tercepat di Provinsi Jambi,” pungkasnya. (eco)








