KUALA TUNGKAL (WARTANEWS.CO) – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs H Anwar Sadat, M.Ag menghadiri perpisahan santriwan dan santriwati Pondok Pesantren (Pompes) Al-Baqiatush Sholihat Kuala Tungkal, Kamis (10/03).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Al-Baqiatush Sholihat ini juga turut dihadiri oleh Ketua Yayasan, Hj Fauziah; Pengasuh, KH Abdul Hakim, S.Ag; Kepala MA, Drs KH Abdul Latif, M.Ag; Kepala Tsanawiyah, Ustadz Adib Mubarak, S.Pd.I; serta tamu undangan lainnya.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan kepada anak-anak santri Ponpes Al-Baqiatush Sholihat untuk menerapkan ilmu yang sudah didapat selama di pondok, diantaranya akhlak yang baik.
“Manis pahit selama masa belajar itulah seni dalam menimba ilmu, karena dibalik rasa pahit, ada rasa manis yang akan didapatkan nanti,” tutur Bupati.
“Bersyukurlah dengan perhatian guru kepada kita, karena di waktu malam, guru kita memantau kita, bila ada santri yang sedang main game di malam hari, hp itu diambil,” ujar Bupati.
Bupati berharap kepada para santri yang sudah lulus bisa berperan aktif ikut dalam setiap event kegiatan MTQ baik daerah maupun nasional. Saat ini MTQ nasional akan diadakan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
”Rahasia keilmuan, nasehat guru itu sangat berharga untuk kita, semoga anak-anak kita dari sini bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi, karena saat ini tidak cukup hanya Madrasah Aliyah, minimal Sarjana Muda (S1) untuk syarat mendaftar pekerjaan nanti,” kata Bupati.
Sementara itu, mauizatul hasanah disampaikan KH Hasan Basri yang menyampaikan peran pentingnya ilmu agama dalam terjun ke masyarakat. (Ilyas B)









