Beberapa Calon Kades Dari Luar Tertarik Mengikuti Pilkades Serentak Kabupaten Muaro Jambi 2019

0
502

MUARO JAMBI (WARTANEWS.CO) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Drs Raden Najmi, melalui Koordinator Sekretariat Pilkades Serentak Gelombang Ketiga di Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2019, Dicky Ferdiansyah,STP menyatakan pelaksanaan penyelenggaraan pilkades tahun ini, diatur dalam Peraturan Bupati Muaro Jambi Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pemilihan Kepala Desa, beserta ketentuan lainnya diatur dalam peraturan daerah dan peraturan perundang-undangan berlaku yakni Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Kemudian dasar hukum lainnya yang diatur lebih lanjut terkait pilkades yakni Peraturan Pemerintah, antara lain yaitu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Lebih lanjut lagi, ungkap Dicky, dasar hukum yang diatur di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (PERMENDAGRI), diantaranya yaitu PERMENDAGRI Nomor 112 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Kepala Desa. PERMENDAGRI Nomor 65 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Kepala Desa, serta PERMENDAGRI Nomor 66 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 82 Tahun 2015 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa.

Sementara ketentuan lebih lanjut diatur dalam peraturan daerah Kabupaten Muaro Jambi, dituangkan dalam ketentuan Perda Kabupaten Muaro Jambi Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Desa.

Selanjutnya Perda Kabupaten Muaro Jambi Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Desa, serta surat himbauan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi Nomor:141/446/DPMD/2019 kepada seluruh ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Muaro Jambi, bertanggal 30 Juli 2019.

“Untuk gelombang ketiga tahun 2019, Pilkades serentak yang dilaksanakan di Kabupaten Muaro Jambi, yakni seluruhnya ada 62 desa yang melaksanakannya. Untuk pedoman pilkades tahun ini, telah diatur dalam Peraturan Bupati Muaro Jambi Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pilkades,” ungkapnya kepada Wartanews belum lama ini.

Dipaparkan Dicky bahwa ada beberapa desa dimana calon kades yang bertarung dalam pilkades tersebut, justru menariknya merupakan orang luar dari wilayah kabupaten/kota di Provinsi Jambi, seperti warga dari Kota Jambi, Kabupaten Tebo/Kabupaten Bungo.

Lanjutnya menambahkan tentang keikutsertaan pihak calon kades dari luar dari wilayah Kabupaten Muaro Jambi ini, menurutnya, telah ditetapkan melalui putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia, yakni putusan Nomor:128/PUU-XIII/2015 terkait calon kepala desa boleh dari luar desa.

“Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor:128/PUU-XIII/2015 telah menggugurkannya, sehingga membolehkan calon kepala desa dari luar desa, dapat menjadi kepala desa setempat melalui pemilihan kepala desa yang berlangsung secara demokratis, dan dipilih masyarakat melalui pilkades.

Sebelumnya putusan MK keluar, bahwa di dalam Undang-Undang Desa disebutkan bahwa ada salah satu syarat untuk menjadi calon kades, yang bersangkutan dalam hal ini calon tersebut harus berdomisili di desa itu, minimal satu tahun. Tetapi setelah putrusan MK tersebut keluar, maka siapa saja boleh mencalonkan menjadi kepala desa,” terangnya.

Adapun informasinya calon-calon kades yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Muaro Jambi antusias mengikuti Pilkades Serentak Tahapan Gelombang Ketiga di Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2019, beber Dicky, diantaranya Desa Senaung, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko).

Desa Kasang Kota Karang, Kecamatan Kumpeh Ulu. Desa Kasang Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu. Desa Sipin Teluk Duren, Kecamatan Kumpeh Ulu, dan Desa Parit, Kecamatan Sungai Gelam.(Afrizal)

Berikan Komentar Anda

Please enter your comment!
Please enter your name here