MUARO JAMBI (WARTANEWS.CO) – Desa Kebon IX, Kecamatan Sungai Gelam, mencakup empat wilayah dusun yaitu masing-masing Dusun Air Hitam, Dusun Kebon IX, Dusun Ponorogo dan Dusun Kebun Jambi, yang terdiri dari 25 wilayah Rukun Tetangga (RT) maka sesuai agenda yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muaro Jambi siap menggelar penyelenggaraan Pemilihan Langsung Kepala Desa (Pilkades) serentak secara di Desa Kebon IX beserta ratusan desa lainnya pada medio Maret 2022 akan datang.
Suhu politik lokal disana kini sudah terasa memanas, bermunculan bakal calon (balon) kepala desa yang akan bertarung menduduki orang nomor satu di pemerintahan desa untuk periode masa bakti selama enam tahun kedepan. Disamping sosok Kepala Desa Kebon IX petahana yang saat ini masih menjabat, Datuk Suwanto yang akan maju kembali untuk periode yang kedua. Salah satu balon kepala desa yang siap berniat maju dalam Pilkades tahun 2022, yaitu Zulkifli Maulana, tokoh masyarakat yang paling disegani di Desa Kebon IX, Kecamatan Sungai Gelam ini.
Berlatar belakang menjadi Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri terbaik di Kota Jambi, Zulkifli Maulana mengatakan niatnya secara lahir dan batin siap untuk maju dalam pesta demokrasi Pilkades Kebon IX yang pelaksanaannya digelar Maret 2022 mendatang. “Insya Allah, saya berniat mencalonkan diri pada Pilkades di Desa Kebon IX tahun 2022 nanti,” ujarnya.
Menurut Bang Zulkifli -akrab dia disapa warga, tekadnya ikut mencalonkan sebagai kepala desa karena dirinya merasa perduli dan terpanggil hati nuraninya untuk ikut aktif membangun desa tercinta dan tanah asal kelahirannya tersebut agar Desa Kebon IX, Kecamatan Sungai Gelam menjadi lebih berkembang dan dikenal luas di Provinsi Jambi, juga menjadikan desa yang sejahtera dan lebih maju lagi kedepannya.
Dengan keahlian ilmu dan kemampuannya sebagai mahasiswa lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) beasiswa ikatan dinas oleh Pemerintah tahun 1988 yang lalu, serta berbagai pengalaman dan pergaulannya sebagai sosok Guru senior di SMK Negeri 3 Kota Jambi selama ini, dia bertekad untuk memberikan yang terbaik mengabdikan dirinya untuk mewujudkan dan memajukan desa tempat kelahirannya dengan berupaya meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Kebon IX melalui berbagai terobosan dan program nyata yang pro-rakyat yaitu mewujudkan kemandirian Desa Kebon IX sebagai Desa Ketahanan Pangan di wilayah Kecamatan Sungai Gelam, juga di Kabupaten Muaro Jambi umumnya.
Apalagi wilayah Desa Kebon IX, Kecamatan Sungai Gelam ini, letaknya sangat strategis secara geografis berada di daerah batas antara Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi sehingga wilayahnya menjadi begitu penting sebagai desa perlintasan utama beranda Provinsi Jambi antar kabupaten/kota, sekaligus desa ini pun berperan dalam penyangga bagi suplai dan lumbung pangan bagi kebutuhan masyarakat Kota Jambi terutama di daerah bagian selatan Kota Jambi dan sekitarnya.
“Dengan segala potensi desa yang ada, baik potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di wilayah Desa Kebon IX ini, tentunya saya optimis, dan bekerja keras mewujudkan Desa Kebon IX ini, yang sangat layak secara kajian menjadi Desa Ketahanan Pangan di daerah Sungai Gelam, dan juga untuk daerah Kabupaten Muaro Jambi,” jelasnya.
“Karena begitu banyak tanah-tanah kosong yang ada, yang tidak dimanfaatkan menjadi lahan yang produktif, dan dapat menghasilkan dan bermanfaat bagi (kehidupan) warga disini, dan bahkan dari sisi SDM pun yang ada di desa kita ini, sangat mendukung sekali. Ratusan warga di desa kita saat ini, banyak yang telah menjadi sarjana dan lulusan akademi, lulusan dari perguruan tinggi negeri dan swasta, yang masih banyak dijumpai dan tinggal di desa kita ini, sangat banyak sekali malah justru mereka tidak dilibatkan. Maka demikian apabila saya berhasil terpilih nantinya, dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala, saya pun bertekad dan optimis mengajak warga dan masyarakat bergotong royong, bersama-sama dengan masyarakat untuk membangun Desa Kebon IX ini, untuk dapat mewujudkan menjadi Desa Ketahanan Pangan di Kabupaten Muaro Jambi,” demikian lanjutnya menambahkan.
Adapun berdasarkan daftar mata pilih warga Desa Kebon IX yang tercatat dalam Pemilihan Umum Langsung Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur Jambi dan Wakil Gubernur Jambi pada 2020 lalu, jumlahnya mencapai 5.127 orang.
Untuk mendukung hal ini semua, lanjutnya, Zulkifli Maulana berupaya membuat perangkat peraturan desa (perdes) yang mendukung cita-citanya tersebut, khususnya membuat perdes yang mengatur soal bidang pertanian, perkebunan dan perikanan juga sektor peternakan dan unggas, perdes penghijauan dan yang lainnya dalam rangka upaya meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup warga di Desa Kebon IX, Kecamatan Sungai Gelam ini.
“Contohnya kita dapat memberdayakan masyarakat melalui upaya Hidroponik yang lebih mempunyai nilai manfaat dan bernilai ekonomi dari sisi bisnis, dan juga yang dapat memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi produktif keluarga, sekaligus untuk mendapatkan pendapatan bagi income keluarga, itu yang terpenting. Lalu berikutnya misalnya yaitu membuat ‘Green House’ misalnya untuk sektor pertanian, dengan menggunakan alat teknologi tepat guna yang mendukung teknologi pertanian yang ada,” tambahnya.
“Misalnya lagi yakni, dengan melibatkan mitra dan perusahaan, atau juga dengan jaringan kerja dan koneksi saya yang ada di Bandung, Jawa Barat, mereka mau sekali membantu saya, kapan saja. Misalnya lagi, upaya peningkatan keahlian dan kecakapan hidup (life skill) bagi keahlian pemuda dan pemudi di desa, yakni melalui bengkel kerja atau workshop dan penempatan magang kerja di perusahaan dan lain-lainnya. Tentunya saya mohon doanya,” tuturnya. Semoga. (Afrizal)